pilihan +INDEKS
Hadiri Peluncuran LPI 2025, Asisten II Setdaprov Riau Simak Arah Kebijakan Ekonomi BI
PEKANBARU – Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi, menghadiri peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Kegiatan yang diikuti secara virtual dari Aula Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau di Pekanbaru pada Rabu (28/1/2026) ini, menjadi momentum penting dalam memetakan arah kebijakan ekonomi nasional dan daerah untuk dua tahun ke depan.
Dalam agenda tersebut, Helmi bersama jajaran pemangku kepentingan lainnya mendengarkan langsung arahan strategis dari Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Fokus utama yang disampaikan adalah diperlukannya strategi khusus bertajuk "OKS", yang merupakan akronim dari Optimisme, Komitmen, dan Sinergi. Ketiga aspek ini dinilai sebagai pilar utama dalam memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.
Mengutip data dari laporan tersebut, Helmi mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 berhasil terjaga dalam kondisi yang sangat baik. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut dengan angka pertumbuhan yang ambisius. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026 akan berada di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen, dengan titik tengah sebesar 5,3 persen.
Pertumbuhan tersebut diperkirakan akan semakin melesat pada tahun 2027, di mana angkanya diproyeksikan mencapai rentang 5,1 hingga 5,9 persen dengan titik tengah berada di angka 5,5 persen.
"Gubernur BI menyebutkan kinerja kita terjaga. Dengan proyeksi tersebut, kita memiliki landasan yang kuat untuk menjalankan program pembangunan di daerah agar selaras dengan target nasional," ujar Helmi.
Di sisi lain, Gubernur BI Perry Warjiyo melalui LPI 2025 mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun optimisme yang kuat. Ia menegaskan bahwa penyusunan laporan tahunan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata transparansi kebijakan Bank Indonesia. Hal ini dilakukan guna menjaga kredibilitas dan akuntabilitas bank sentral di mata publik serta pelaku pasar. "Insya Allah, ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan jauh lebih baik," ucap Perry secara optimis.
Pesan kedua yang ditekankan adalah mengenai komitmen. Perry mengingatkan pentingnya peran aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor perbankan. Setiap pihak diharapkan menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal untuk menciptakan iklim pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga dampak kesejahteraannya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bank Indonesia sendiri berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendorong roda pertumbuhan melalui berbagai instrumen kebijakan. Langkah-langkah strategis akan ditempuh melalui penguatan kebijakan moneter, makroprudensial, hingga modernisasi sistem pembayaran. Selain itu, BI juga fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan sebagai basis pertahanan ekonomi nasional dalam menghadapi guncangan.
Sinergi menjadi pesan krusial ketiga dalam arah kebijakan tersebut. Bank Indonesia berkomitmen mempererat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, asosiasi sistem pembayaran, akademisi, hingga elemen masyarakat lainnya. Sinergi ini dianggap sebagai kunci utama untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional menuju visi Indonesia Maju di masa depan.
Berita Lainnya +INDEKS
26 Jembatan Bakal Dibangun di Desa Terpencil Riau
Pekanbaru - Dengan mengusung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai .
Tiga Titik Layanan Paspor, Imigrasi Pekanbaru Optimalkan Pelayanan Publik
Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian sekaligus memberikan k.
Besok, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Spillway, Inflow Waduk Terus Menurun
PEKANBARU — Manajemen PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, akan melakukan.
5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancan.
Defisit APBN Regional Riau 2025 Rp5,63 Miliar, DJPb Sebut Lebih Baik dari Tahun Lalu
PEKANBARU – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan .
Jelang Ramadan 1447 H, DPRD Pekanbaru Desak Penutupan Tempat Hiburan Malam
PEKANBARU – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang .







