pilihan +INDEKS
Besok, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Spillway, Inflow Waduk Terus Menurun
PEKANBARU — Manajemen PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, akan melakukan penutupan seluruh pintu pelimpah waduk atau spillway gate setelah kondisi hidrologi di wilayah hulu menunjukkan tren penurunan. Keputusan ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Manager PLTA Koto Panjang, Daniel Marikki Sibagariang, melalui surat resmi bernomor 001/SURAT KELUAR/ULPLTA KTPJ/2026 tertanggal 21 Januari 2026.
Daniel menjelaskan, penutupan pintu pelimpah dilakukan seiring menurunnya curah hujan di sisi hulu Waduk PLTA Koto Panjang yang berdampak langsung pada penurunan inflow waduk dan kecenderungan turunnya elevasi permukaan air.
“Berdasarkan hasil pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan Koto Panjang pada Rabu, 21 Januari 2026, disepakati bahwa seluruh pintu pelimpah air waduk akan ditutup,” ujar Daniel Marikki Sibagariang.
Penutupan seluruh pintu spillway dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, pintu pelimpah masih dibuka sebanyak dua pintu dengan bukaan masing-masing 50 sentimeter. Dengan penutupan ini, seluruh bukaan pintu pelimpah akan dihentikan atau ditutup penuh.
Manajemen PLTA Koto Panjang memperkirakan penutupan spillway tersebut akan berdampak pada penurunan permukaan Sungai Kampar di wilayah hilir sekitar 20 hingga 30 sentimeter dari kondisi terakhir.
“Penutupan pintu pelimpah ini merupakan bagian dari pengendalian operasi waduk agar elevasi tetap berada dalam batas aman sesuai ketentuan operasional,” jelas Daniel.
Sebagai informasi, kondisi Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan pembaruan terakhir pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 19.00 WIB, elevasi waduk tercatat berada di angka 79,95 meter di atas permukaan laut. Pada waktu yang sama, debit inflow waduk tercatat sebesar 274,26 meter kubik per detik.
Sementara itu, total debit air keluar waduk mencapai 457,01 meter kubik per detik, yang berasal dari outflow turbin sebesar 322,21 m³/s dan outflow spillway dua pintu masing-masing 50 sentimeter sebesar 134,8 m³/s.
Manajemen PLTA Koto Panjang juga mengimbau masyarakat yang berada di daerah hilir waduk untuk tetap berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak PLTA Koto Panjang dan instansi terkait.
Berita Lainnya +INDEKS
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
SIAK — Api merambat di lahan gambut di sekitar Taman Nasional Zamrud,.
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi menargetkan .
Ranperda Penanaman Modal, Pemprov Riau Dorong Investasi yang Berpihak pada Daerah
PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, men.
Strategi Keroyokan Pemadaman Gambut Kerumutan: Kombinasi Alat Berat Hingga Water Bombing
PEKANBARU - Tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan la.
Dispersip Riau Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif Lewat Festival Literasi 2026
PEKANBARU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau ingi.
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menerima audiensi Staf Khusus Me.



.jpg)



