pilihan +INDEKS
Tokoh Muda di Pekanbaru Harapkan Walikota Pekanbaru Bisa Tuntaskan Persoalan Sampah
Riau - Mengulas persoalan pengelolaan sampah di kota Pekanbaru akhir-akhir ini membuat masyarakat kecewa dan kesal kepada Firdaus ST. MT beserta jajarannya.
Zelot Hutagalung yang merupakan politisi sekaligus tokoh muda kota Pekanbaru juga ikut angkat bicara, ia menjelaskan sistem pengelolaan sampah yang dibuat oleh Walikota dan instansi terkait terkesan asal-asalan.
"Memang konotasinya agak sepele, tetapi kalau dibiarkan ya beginilah jadinya, membahas soal sampah ini agak menggelikan, dihitung-hitung sudah 15 hari belum juga ada penyelesaian, kiri kanan jalan protokol kota Pekanbaru penuh dengan tumpukkan sampah, "jelas Zelot kepada media Jum'at petang (15/01).
Bicara soal sistemnya, Zelot menyebutkan birokrasi Walikota Pekanbaru sangat tidak beraturan. Pasalnya, ada kebijakan yang tergolong urgent dibiarkan berlarut-larut.
"Kadang kita bingung, strategi apa yang dibuat sama mereka ini, saya menilai ada maksud dan tujuan tertentu, janganlah persoalan sampah ini dijadikan kepentingan, kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan, negeri kita lagi ada wabah Covid-19, seharusnya Firdaus dan bawahannya fokus satu tujuan, jadi tak wajar kalau saya menilai," sebut Zelot.
Ini soal sampah, ada hal lain yang juga jadi masalah yaitu pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
"Kalau dikait-kaitkan ini ada hubungan, karena sampah dan limbah ini merupakan sejenis hanya beda dimensinya saja, yang jelas masyarakat dibuat bingung, tak satupun selesai, kadang saya lewat lokasi proyek IPAL ini ada keganjalaan, memang secara teknih bukan wewenang Firdaus, ST, MT tetapi setidaknya dia punya solusi, masyarakat jangan dibuat susah," ucapnya.
Semoga saja dalam beberapa minggu ini Walikota Pekanbaru Firdaus, ST, MT bisa menyelesaikannya, karena isu sampah ini sudah merebak secara nasional.
"Soal tender dan lelang-lelang itu janganlah diributkan, jika ada anggaran masyarakatpun mau bekerja untuk menyelesaikannya, saya pikir pihak kedua atau ketiga sabar dululah, kita buat aja secara sosial tetapi harus ada coastnya wajib dikeluarkan, intinya cepat selesai, malu kota kita dijuluki kota sampah yang dulunya bertuah kini jadi bersampah,"tutup Zelot. (rls/ip)
Berita Lainnya +INDEKS
Pemko Pekanbaru Gandeng UMKM Semarakkan Festival Rakyat Nusantara
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Me.
Wawako Pekanbaru Hadiri Upacara Peringatan Bhayangkara ke-80, Tegaskan Perkuat Sinergitas
PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar menghadiri .
Siap Pecahkan Rekor MURI, Pemko Gelar 12.000 ASN Mengaji Tutup Kegiatan HUT ke-242 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menggelar ASN Mengaji di.
Pemko Pekanbaru Raih Rekor MURI, 9.184 ASN Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi d.
Kota Pekanbaru Sudah Memiliki Dua Waste Station
PEKANBARU - Dua waste station sudah beroperasi di Kota Pekanbaru. Satu wast.
Kerjasama Antar Daerah dengan Bandung, Wako Agung Ingin Pekanbaru Sejajar dengan Kota Besar
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemko Bandung, resmi menj.







