pilihan +INDEKS
Tahun Ini Dinsos Tempatkan Petugas di Persimpangan Lampu Merah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru berencana menempatkan petugas di setiap persimpangan lampu merah.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi menjamurnya gelandangan dan pengemis (gepeng). Disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Dr H Idrus M.Ag, nantinya, di persimpangan lampu merah akan dijaga empat orang petugas Dinsos.
“Untuk strategi kami di tahun 2025 ini, bahkan diakhir 2014 sudah kami uji coba, itu Satgas bersama dengan pegawai yang ada, baik itu THL ataupun PNS yang ada di Dinas Sosial dan bahkan nanti kami akan minta bantu ke Satpol PP, kami akan menempatkan petugas dilampu merah. Jadi kita tempatkan dan kita jaga, minimal empat orang," terang Idrus, Kamis (9/1/2025).
Petugas Dinsos yang ada saat ini diungkapkan Idrus, sebanyak 26 orang. Untuk menutup kekurangan personil, Dinsos akan berkoordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
"Jumlah satgas hanya 26 orang. Kita berkoordinasi dengan pihak Satpol PP, berkoordinasi dengan Dishub, turun dalam melakukan penertiban," ujar Idrus.
Lebih jauh diungkapkan Idrus, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Koperasi dan UMKM, dan beberapa dinas lainnya.
"Tidak tertutup kemungkinan, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Disperindag. Karena ada gepeng ini yang modusnya pura-pura berdagang seperti jualan tisu, ujung-ujungnya meminta sedekah dan banyak modus lainnya. Dan rencananya kita juga akan bekerjasama dengan DLHK dan juga Dinas Kesehatan. Mengapa kita koordinasi dengan DLHK, ada juga yang modusnya pura-pura menjadi petugas kebersihan dengan membawa sapu. Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak. Karena ada juga anak yang diperalat saat mengemis. Ini semua rencana kita kedepannya," jelas Kepala Dinsos Pekanbaru, Idrus.
Walau rutin melaksanakan penertiban, namun dilain sisi masyarakat masih ada yang memberikan sumbangan kepada gepeng dijalanan, gepeng tidak akan dapat ditertibkan.
Untuk itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Idrus mengimbau masyarakat agar tidak menyalurkan sumbangan dijalanan. Ia mengajak masyarakat menyalurkan sumbangan ketempat-tempat resmi seperti baznas atau lembaga sosial lainnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Bupati Rohil Ungkap Tekanan Fiskal 2026, Transfer Pusat Turun Jadi Rp1 Triliun
ROHIL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menghadapi tantangan fiskal pada 2026 seiring berku.
Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun Anggaran 2026 Bulan Agustus
Bangkinang Kota – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. didampingi Wakil Bupati Kampar.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Siap Dukung dan Sukseskan Ruang Bersama Indonesia di Kampar
Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menyu.
Bupati Kampar Bersama Forkopimda Gelar Rakor Penanganan Karhutla, Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
KAMPAR — Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) .
Sinergi Pemkab dan Kemenag Kampar, Bupati Ahmad Yuzar Tanam Bibit Durian dalam Gerakan Penghijauan Ekoteologi
Salo – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menghadiri kegiatan Penghijauan Ekoteolog.
Wakil Bupati Kampar Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Camat Cup Kampar Kiri 2026
Lipat Kain – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, secara resmi membuka Turna.







