pilihan +INDEKS
PHK Sepihak Tanpa Pesangon, PT.PDR Diadukan ke Disnaker Provinsi Riau
Pekanbaru, Acuannews.com - Lima orang ex. Karyawan PT PDR hari ini Selasa (14/12/21) mendatangi Kantor Disnakertrans Provinsi Riau didampingi dua orang pengacara yakni Mirwansyah S.H., M.H., dan Rahmat Isra S.H., untuk membuat surat laporan terkait “Pengaduan atas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak oleh Perusahaan”.
Usai laporan diterima langsung saja dilakukan konferensi pers dihalaman depan Kantor Disnakertrans Provinsi Riau.
Mirwansyah S.H., M.H., dan Rahmat Isra S.H., menjelaskan kepada awak media yang hadir bahwa yang mereka perjuangkan disini adalah hak-hak karyawan sesuai dengan pasal 156 UU Nomor 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan tentang Pesangon.
“SOP terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sudah dilanggar oleh management PT PDR sudah menyalahi aturan yang ada, ini tidak dibenarkan, kami akan selesaikan permasalahan ini jika perlu kita bawa ke meja persidangan,“ Ucap Mirwansyah S.H., M.H., tegas.
“Tanpa prosedur SP 1. 2 dan 3 lima karyawan langsung dipecat tanpa pesangon, mereka ini manusia bukan binatang tolong lah dihargai kinerjanya selama 10 tahun bergabung di perusahaan tersebut,“ ujar pengacara yang sudah banyak menangani berbagai kasus ini.
Sementara itu Rahmat Isra S.H., menanggapi bahwa lima orang kliennya ini merupakan karyawan berprestasi di tempat mereka bekerja tersebut.
“Sungguh disayangkan sikap yang diambil oleh pihak manajemen PT PDR dengan memutus sepihak karyawan tanpa pesangon padahal mereka dulunya adalah karyawan berprestasi, seharusnya pihak manajemen tidak semena-mena gini, “ tuturnya.
“Manajemen perusahaan ini sudah beberapa kali disomasi tapi abai saja, “ sampainya.
Perlakuan yang tidak manusiawi ini tentu menjadi preseden buruk dalam dunia kerja apalagi bagi lima orang karyawan yang telah dipecat secara sepihak oleh manajemen yang tidak paham UU Ketenagakerjaan.
“Kami berlima pernah diminta untuk mengundurkan diri tapi kami tidak mau lalu keluarlah surat pemecatan tersebut,” terang Ruslian Juliardi mewakili teman-teman yang lain yang senasib denganya.
“Kami berlima ga mau seperti ini caranya tapi terpaksa dilakukan, yang kami ingin pesangon kami dibayarkan, “ imbuhnya penuh harap.
Permasalahan ketenagakerjaan pastinya bukan hal yang pertama kali terjadi untuk itu perlu tanggapan dari mediator Disnakertrans Provinsi Riau yang berhasil ditemui siang itu Martha Fery.
Dia menyebutkan bahwa akan mempelajari dulu isi suratnya dan tentunya menunggu disposisi pimpinan.
“Surat masuk tentunya akan ditanggapi segera setelah ada disposisi pimpinan, mediator akan memanggil para pihak nantinya, “ tutup Fery sapaan akrabnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Green For Riau Perkuat Transparansi, Pengaduan, dan Perlindungan Hak Masyarakat
PEKANBARU – Transparansi, perlindungan hak masyarakat, dan pembagian .
Pemprov Riau Dorong Integrasi Data Kesehatan dari Puskesmas hingga RS di Kuliah Umum UHTP
PEKANBARU (RA) - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli hadi.
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
SIAK — Api merambat di lahan gambut di sekitar Taman Nasional Zamrud,.
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi menargetkan .
Ranperda Penanaman Modal, Pemprov Riau Dorong Investasi yang Berpihak pada Daerah
PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, men.
Strategi Keroyokan Pemadaman Gambut Kerumutan: Kombinasi Alat Berat Hingga Water Bombing
PEKANBARU - Tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan la.





.jpg)

