pilihan +INDEKS
Angkutan Massal Terintegrasi Pekansikawan Terus Dimaksimalkan
PEKANBARU - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau Andi Yanto, SH, MH yang diwakili Kepala Bidang Angkutan Jalan Indrawansyah, SE, M.Si pada Kamis (9/12/21) membuka kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) pengembangan angkutan massal terintegrasi di kawasan Pekansikawan.
Hadir pada kegiatan tersebut Dishub Kota Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan, Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Bappeda dan Dinas PUPR Provinsi Riau.
Pada kegiatan tersebut dibahas draft perjanjian kerjasama pembangunan angkutan massal terintegrasi di kawasan Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan atau singkat dengan Pekansikawan. Yakni dengan target angkutan massal terintegrasi di kawasan daerah terkait terhubung pada tahun 2023.
"Agenda ini tindak lanjut yang terus kita lakukan, untuk mematangkan program Pekansikawan. Intinya, kita berharap bagaimana angkutan massal terintegrasi di kawasan Pekansikawan sudah terhubung pada tahun 2023 mendatang," kata Indrawansyah, Senin (13/12/21).
Dari pertemuan itu, untuk Pelalawan misalnya papar Indrawansyah, rute trayek angkutan aglomerasi Pekansikawan ditetapkan dari Sikijang ke batas kota Pekanbaru yang berjarak 4,5 kilometer.
Guna mendukung program tersebut, Pemkab Pelalawan membangun satu halte tambahan lagi di Sikijang, mengingat ruas jalan yang dilalui adalah status jalan nasional yang dapat digunakan masyarakat untuk transit ke tujuan.
"Memang ini sifatnya masih masukan. Tapi untuk pembangunan halte memang dibutuhkan, karena rute dilalui itukan jalan nasional," ungkap Indrawansyah.
Untuk transportasi, Pekanbaru telah membuat skema yang fleksibel dalam hal pembiayaan angkutan massal. Dimana, armada bus Transmetro Pekanbaru diantaranya akan dimaksimalkan untuk mendukung terwujudnya integrasi transportasi Pekansikawan, khususnya dari ibukota provinsi menuju Pelalawan.
Lebih lanjut menurut Indrawansyah lagi, program integrasi transportasi Pekansikawan ini akan terus dilakukan bersama pihak terkait. Baik dari sisi percepatan penyelesaian penyusunan dokumen perjanjian kerjasama mau pun dokumen dukungan terkait kajian lintasan trayek yang akan direncanakan.
"Pemerintah Provinsi Riau dan kabupaten kota akan melakukan rapat rutin dan berkala demi cepat terwujudnya angkutan aglomerasi Pekansikawan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah demi mewujudkan angkutan yang ekonomis, efisiensi dan efektif untuk masyarakat di Provinsi Riau," papar Indrawansyah.
Berita Lainnya +INDEKS
Green For Riau Perkuat Transparansi, Pengaduan, dan Perlindungan Hak Masyarakat
PEKANBARU – Transparansi, perlindungan hak masyarakat, dan pembagian .
Pemprov Riau Dorong Integrasi Data Kesehatan dari Puskesmas hingga RS di Kuliah Umum UHTP
PEKANBARU (RA) - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli hadi.
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
SIAK — Api merambat di lahan gambut di sekitar Taman Nasional Zamrud,.
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi menargetkan .
Ranperda Penanaman Modal, Pemprov Riau Dorong Investasi yang Berpihak pada Daerah
PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, men.
Strategi Keroyokan Pemadaman Gambut Kerumutan: Kombinasi Alat Berat Hingga Water Bombing
PEKANBARU - Tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan la.





.jpg)

