pilihan +INDEKS
Masyarakat Diminta Kurangi Mobilitas Jelang Nataru
PEKANBARU - Menjelang perayaan hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (nataru), mobilitas masyarakat semakin meningkat. Untuk mengatasi hal demikian, pemerintah telah membuat sejumlah kebijakan untuk melakukan antisipasi penyebaran COVID-19.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk untuk mengantisipasi terjadinya gelombang virus Corona di Indonesia. Terlebih dengan adanya varian Omicron membuat pemerintah kian mengetatkan aturan agar varian baru COVID-19 ini tidak masuk ke tanah air.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah terus berupaya untuk mempertahankan agar jumlah kasus COVID-19 serendah mungkin.
Namun demikian, ia menegaskan upaya yang dilakukan pemerintah akan efektif jika ada kerja sama yang baik dengan masyarakat.
“Upaya ini akan efektif jika masyarakat patuh, taat dan disiplin terapkan protokol kesehatan termasuk mengurangi mobilitas dan berpartisipasi dalam vaksinasi COVID-19,'' tegas Nadia, Rabu (8/12/2021).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk penanggulangan pandemi COVID-19.
Hal pertama yang dilakukannya adalah deteksi melalui penguatan testing, tracing, karantina/ isolasi. Deteksi juga dilakukan melalui surveilans untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan surveilans genomic untuk mengawasi varian baru serta pengawasan di pintu masuk negara.
Kemudian manajemen klinis yang dilakukan tatalaksana kasus sesuai perkembangan ilmu pengetahuan termasuk potensi obat baru dan persiapan kapasitas rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.
Selain itu, perubahan perilaku yang dilakukan melalui penguatan protokol kesehatan berbasis teknologi informasi PeduliLindungi serta melakukan peningkatan cakupan vaksinasi nasional.
Terakhir, dilakukan penguatan sistem kesehatan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan esensial dan memenuhi standar protokol kesehatan.
Oleh sebab itu, Nadia mengungkapkan yang terpenting untuk dilakukan adalah menekan laju kasus dengan cara memastikan mobilitas tidak meningkat secara tajam agar laju penularan juga tidak meningkat.
“Kita harus pastikan setelah libur nataru tidak terjadi lonjakan kasus karena situasi (pandemi) yang sudah membaik ini harus kita pertahankan,” ungkapnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Mengheningkan Cipta di Pusara Kakek, Suhardiman Amby: Kami Teruskan Pengabdian
TELUK KUANTAN – Suasana haru mewarnai kegiatan Bupati Kuantan Si.
Pekanbaru Kian Berbudaya, Baju Singkap Dapat Perlindungan Hukum
PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui D.
Pj Sekdako Sebut Narkoba Ganggu Kehidupan Sosial Masyarakat
PEKANBARU – Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj.
Satu Kawasan, Satu Misi! Sekolah Rakyat Rokan Hulu Gabungkan SD, SMP, dan SMA
ROKAN HULU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Roka.
Bupati Suhardiman Amby Lantik 37 Pejabat, Pemimpin Visioner yang Membangun Kuansing Lewat Pendidikan Berkualitas
Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H..
Akselerasi Pembangunan, Wako Agung Luncurkan Forum Satu Data
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, resmi memulai pelaksanaan Forum Satu Data Indonesi.







