pilihan +INDEKS
Senyum Bahagia Rafly Dan Keluarga Saat Mendapat Bantuan Pendidikan Dari Rumah Yatim
PEKANBARU - Rumah Yatim Cabang Riau pada hari Minggu (15/8) kemarin menyalurkan bantuan pendidikan berupa program beasiswa dhuafa, bantuan perlengkapan sekolah berupa 2 unit sepeda, 1 unit telepon genggam, serta 3 buah meja belajar untuk Mutiara (15), Rafly (10), dan Rendy (9), yatim bersaudara yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan membantu orang tua mereka.
Pada kesempatan kali ini, tim relawan Rumah Yatim langsung menjemput Rafly dan Rendy dari kediaman mereka di kawasan Jalan Sembilang, RT.01/RW.11, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, untuk berbelanja perlengkapan sekolah.
"Kami belikan sepeda, telepon genggam, meja belajar, juga perlengkapan sekolah lain yang mereka pilih sendiri sesuai kebutuhan mereka", terang Rizky, relawan Rumah Yatim.
Keceriaan pun terlihat jelas dari wajah kedua anak ini, tak henti-hentinya mereka mengucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang telah memberikan mereka bantuan hari ini.
"Semoga para donatur Rumah Yatim selalu diberikan kelimpahan rezeki serta kesehatan oleh Allah SWT", ucap Rafly dan Rendy berbarengan.
Sejak sang ayah meninggal dunia 6 tahun silam, Mutiara, Rafly dan Rendy kini tinggal bersama sang ibu di kediaman sederhana mereka yang kabarnya akan digusur tak lama lagi. Mutiara kini bersekolah di kelas 2 SMP, Rafly di kelas 4 SD, dan Rendy di kelas 2 SD
Keseharian ketiga anak ini pun bisa dibilang jauh berbeda dari keseharian anak-anak seusia mereka. Selain belajar, mereka juga membantu sang ibu untuk mencari uang dengan mencari ikan lele serta mengumpulkan barang bekas.
Ikan lele yang mereka temukan kemudian akan diasap lalu dijual oleh sang ibu. Sedangkan barang bekas yang mereka kumpulkan hingga cukup banyak lalu dijual.
Efri Yunita (37), ibunda Mutiara, Rafly dan Rendi kini bekerja banting tulang untuk menafkahi ketiga anaknya. Beliau membuka warung kecil-kecilan di halaman rumah mereka, sambil mengumpulkan barang bekas dan mengasapi ikan untuk dijual. Apapun beliau lakukan asalkan bisa mencukupi kebutuhan ketiga anaknya.
Sayangnya, kabar buruk datang dari pemilik tanah tempat mereka tinggal. Disampaikan bahwa tanah tempat mereka tinggal akan digunakan oleh perusahan pemilik tanah dan mereka tak bisa lagi tinggal di tempat ini.
"Belum ada kabar kapan tepatnya kami akan digusur, saya juga belum tahu pasti harus bagaimana kedepannya saat kami digusur", terang Ibu Efri.
Bantuan yang disalurkan hari ini juga mendapatkan apresiasi dari aparat setempat yaitu Bapak Efriandha selaku Ketua RW.11 Kelurahan Meranti Pandak.
"Terima kasih kepada Rumah Yatim telah kembali memberikan perhatiannya kepada Mutiara, Rafly dan Rendy, semoga bantuan ini bisa menunjang proses belajar mereka agar kelak mereka bisa membanggakan keluarga mereka", tutup Bapak Efriandha.
#PejuangKebaikan mari ulurkan tangan kita untuk membantu Mutiara, Rafly dan Rendy agar mereka bisa menggapai cita-cita mereka, dengan donasi ke Rumah Yatim Cabang Riau Jalan Durian No. 13, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
atau transfer melalui rekening tertera :
BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman
www.rumah-yatim.org
Berita Lainnya +INDEKS
Green For Riau Perkuat Transparansi, Pengaduan, dan Perlindungan Hak Masyarakat
PEKANBARU – Transparansi, perlindungan hak masyarakat, dan pembagian .
Pemprov Riau Dorong Integrasi Data Kesehatan dari Puskesmas hingga RS di Kuliah Umum UHTP
PEKANBARU (RA) - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli hadi.
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
SIAK — Api merambat di lahan gambut di sekitar Taman Nasional Zamrud,.
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi menargetkan .
Ranperda Penanaman Modal, Pemprov Riau Dorong Investasi yang Berpihak pada Daerah
PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, men.
Strategi Keroyokan Pemadaman Gambut Kerumutan: Kombinasi Alat Berat Hingga Water Bombing
PEKANBARU - Tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan la.





.jpg)

