KUANSING - Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dari Pemerintah Pusat.
Program strategis nasional tersebut diluncurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Peluncuran Sekolah Rakyat itu turut dihadiri Wakil Bupati Kuansing, Muklisin, yang hadir didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kuansing, Dodi Fitriawan, serta Kepala Bagian Umum Setda Kuansing, Deswan Antoni.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Wabup Muklisin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan Pemerintah Pusat yang menetapkan Kuansing sebagai satu-satunya penerima pembangunan Sekolah Rakyat di Riau.
"Ini merupakan keberuntungan sekaligus amanah bagi Kuansing. Di Provinsi Riau, hanya Kuansing yang mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat. Semua ini berkat kekompakan seluruh stakeholder serta arahan dan dukungan penuh dari Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby," ujar Muklisin, Rabu (14/1/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar Pemerintah Pusat terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kuantan Singingi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan ‘kue pembangunan’ kepada Kuansing melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Riau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mohammad Yudi Prasetya, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing akan dilaksanakan secara terpadu dan representatif.
Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun dengan 22 gedung lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama putra dan putri, asrama guru, ruang kelas, hingga sarana olahraga. Pembangunan fisik bersumber dari APBN dengan nilai anggaran sekitar Rp239 miliar.
"Untuk Provinsi Riau, Kuantan Singingi menjadi daerah pertama yang mendapatkan pembangunan fisik Sekolah Rakyat dari APBN," jelas Mohammad Yudi Prasetya.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat meningkatkan akses serta kualitas pendidikan masyarakat dan menjadi pilar penguatan sumber daya manusia di Kabupaten Kuantan Singingi.