
TELUK KUANTAN – Suasana haru mewarnai kegiatan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, pada Senin (11/5/2026). Usai menjalankan sejumlah agenda di Teluk Kuantan dan Pekanbaru, orang nomor satu di Kabupaten Kuansing ini menyempatkan diri berziarah ke makam kakek kandungnya sekaligus tokoh pejuang kemerdekaan, almarhum Datuk Bandaro Kuning.
Kedatangan Bupati didampingi oleh sepupu kandungnya, Gusman Putra Yuda, S.Sos., serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Kuansing, antara lain Kabag Umum Setda Deswan Antoni, Kabag Protokoler Zainal Abidin, dan Sekretaris Dinas Kominfo Hevi H. Antoni, M.Si.
Makam Datuk Bandaro Kuning terletak di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru, tepatnya pada Blok G Nomor 375. Dengan penuh khidmat, Suhardiman menaburkan bunga dan memanjatkan doa di atas pusara sang kakek sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa perjuangan beliau.
Datuk Bandaro Kuning dikenal sebagai salah satu pejuang Angkatan 45 asal Kuantan Singingi yang gigih berjuang pada masa Revolusi Kemerdekaan. Beliau wafat pada tahun 1949 dan dimakamkan di lokasi tersebut. Sosoknya dikenang masyarakat sebagai tokoh yang memiliki semangat patriotisme tinggi dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Suhardiman mengaku merasa bangga dan terharu bisa kembali bersilaturahmi ke makam leluhurnya. Sebagai cucu kandung, ia menilai semangat perjuangan kakeknya menjadi motivasi besar dalam mengabdi kepada masyarakat.
“Sebagai cucu kandung seorang pejuang Angkatan 45, saya tentu merasa bangga dan terus berdoa agar almarhum Datuk Bandaro Kuning mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semangat perjuangan beliau menjadi motivasi bagi kami generasi penerus untuk terus mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Suhardiman.
Lebih jauh, Suhardiman berpesan agar nilai-nilai kepahlawanan tidak lekang oleh waktu dan terus diwariskan kepada generasi muda. Ia menekankan pentingnya menjaga ingatan sejarah sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar.
“Jangan pernah melupakan sejarah dan jasa para pejuang. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan luar biasa para pendahulu kita,” tegasnya.
Hasbi